Laporan SPT Tahunan 2019 Bolong 8 Juta WP - Selasa, 5 Mei 2020

  • detik.com

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat pelaporan surat pemberitahuan (SPT) Tahunan pajak periode 2019 telah mencapai 10.976.038 atau lebih rendah dari realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 12.118.558.

Berdasarkan dara DJP yang dikutip detikcom, Selasa (5/5/2020), angka realisasi yang tercatat sampai Kamis (30/4) pukul 24.00 WIB ini jauh dari target yang ditetapkan yaitu 85% dari sekitar 19 juta. Artinya masih ada sekitar 8 jutaan WP baik OP maupun badan yang belum melaporkan.

Dari jumlah pelaporan yang mencapai 10,97 juta ini terdiri dari wajib pajak (WP) orang pribadi (OP) mencapai 10.317.081 dan sebanyak 658.957 merupakan WP badan.

Pelaporan SPT Tahunan secara manual sebanyak 372.897 atau turun 53,30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 3,40%. Sedangkan sisanya 10.603.141 dilaporkan secara online.

Otoritas pajak sudah merelaksasi pelayanan SPT Tahunan secara nasional. Dari semula batas pelaporan untuk WP OP hanya sampai 31 Maret, sekarang menjadi 30 April atau sama seperti batasan pelaporan SPT bagi WP badan. Kebijakan tersebut dikarenakan kebijakan penanggulangan COVID-19.

DJP telah menerima 10,97 juta WP yang melaporkan SPT Tahunan periode 2019. Angka tersebut terdiri dari WP OP dengan kode 1770 sebanyak 1.038.013. Dari jumlah ini yang lapor secara manual sebanyak 163.961, sisanya melalui elektronik.

Untuk WP badan dengan kode 1771 sudah sebanyak 657.441. Dari jumlah ini yang lapor secara manual 52.898 dan sisanya melalui elektronik. Untuk WP badan yang pelaporannya dalam US$ tercatat ada 1.516, di mana yang manual hanya dua, sisanya online.

Lalu pelaporan WP OP yang memiliki gaji di bawah Rp 60 juta per tahun menggunakan kode 1770 SS tercatat 3.668.185 juta dengan pelaporan secara manual sebanyak 121.590 dan sisanya secara elektronik.

Sedangkan bagi WP OP karyawan dengan gaji di atas Rp 60 juta per tahun menggunakan kode 1770 S. Hingga 30 April tahun ini sudah sebanyak 5.610.883 juta. Di mana yang melapor secara manual sebanyak 34.446 orang dan sisanya secara elektronik.