Kurs Pajak Sepekan Mendatang, Rupiah Ditetapkan Menguat - Rabu, 13 Mei 2020

  • katadata.co.id

Rupiah ditetapkan menguat terhadap 25 mata uang asing yang masuk dalam daftar kurs pajak.

Kurs pajak sepekan mendatang, periode 13-19 Mei 2020, telah ditetapkan oleh Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu). Melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 22/MK.10/2020, kurs pajak ditetapkan menguat terhadap 25 mata uang yang masuk dalam daftar.

Terhadap dolar Amerika Serikat (AS), rupiah ditetapkan sebesar Rp 15.044 per dolar AS. Nilai kurs pajak ini menguat Rp 240 per dolar AS dibandingkan kurs pajak yang ditetapkan untuk periode sepekan sebelumnya, yakni Rp 15.280 per dolar AS.

Terhadap mata uang negara-negara Eropa, seperti euro, dan poundsterling, nilai tukar untuk kurs pajak juga ditetapkan menguat.

Terhadap euro, kurs pajak ditetapkan sebesar Rp 16.294,16, lebih rendah dibandingkan posisi sebelumnya, yakni Rp 16.680 per euro. Sementara, terhadap poundsterling (GBP) kurs pajak ditetapkan Rp 18.649 per GBP, turun Rp 440,25 per GBP dibandingkan posisi sebelumnya, Rp 19.089,7 per GBP.

Terhadap mata uang negara-negara Asia, rupiah juga ditetapkan menguat. Kurs pajak rupiah terhadap ringgit Malaysia ditetapkan sebesar Rp 3.481,31 per ringgit, turun dibandingkan posisi sepekan lalu Rp 3.523,74 per ringgit.

Kemudian, terhadap yuan Tiongkok dan won Korea Selatan, kurs pajak juga ditetapkan menguat, masing-masing di posisi Rp 2.117,4 per yuan dan Rp 12,32 per won. Sepekan lalu, kurs terhadap dua mata uang ini ditetapkan sebesar Rp 2.151,92 per yuan dan Rp 12,54 per won.