Cegah Antrean Panjang di Toko Saat Pandemi, India Naikkan Pajak Alkohol 70% - Rabu, 6 Mei 2020

  • detik.com

New Delhi - Pemerintah India memberlakukan pajak sebesar 70% untuk pembelian minuman keras. Kebijakan itu untuk mengurangi antrean panjang di toko yang menyebabkan peningkatan penularan virus Corona.

Dilansir Reuters, Rabu (6/5/2020), pajak atas alkohol adalah kontributor utama bagi pendapatan dari banyak 36 negara bagian dan federal di India. Di mana sebagian besar negara kekurangan dana karena efek pandemi Corona.

Polisi menyebut ratusan orang yang telah berbondong-bondong ke toko-toko minuman keras pada hari pertama pelonggaran lockdown. Pemerintah negara bagian Delhi kemudian mengumumkan 'Biaya Khusus Corona'.

"Sangat disayangkan kekacauan itu terlihat di beberapa toko di Delhi," kata Menteri Utama Delhi, Arvind Kejriwal.

"Jika kita mengetahui tentang pelanggaran pembatasan sosial dan norma-norma lain dari daerah mana pun, maka harus menutup daerah itu dan mencabut relaksasi di sana," imbuhnya.

Di negara bagian lainnya, seperti di Andhra Pradesh Selatan, di mana orang-orang juga melanggar kebijakan pembatasan sosial dan mengantre membeli alkohol. Otorita setempat juga menaikkan harga.

Sementara, laporan kasus baru Corona di India pada 24 jam terakhir menunjukkan angka tertinggi mencapai 3.900 kasus. Sehingga total kasus positif Corona di India mencapai 46.432. Kasus kematian tercatat sebanyak 1.568 jiwa.